gerakan roaster lokal yang kolaboratif itu ada gak sih di Indonesia?
di Indonesia gue ngerasain ini mulai ada di beberapa kota tapi masih sangat sporadic. ada kota yang komunitas roaster-nya tight dan saling support, ada yang totally fragmented dan kompetitif.
yang penasarin gue: apa yang bikin satu kota punya kolaborasi roaster yang lebih baik dari kota lain? apakah ini soal individual yang ada di sana, atau ada kondisi struktural yang enable atau disable kolaborasi ini?


