WCR itu bukti bahwa research collaboration bisa works di skala industri
yang kontradiktif: banyak roaster specialty yang jual kopi dengan tagline "extraordinary variety" atau "rare cultivar" tapi gak tau atau gak mau tau bahwa sebagian dari nilai itu adalah hasil research yang difund secara kolektif oleh industri lewat WCR.
yang bikin gue penasarin: seberapa besar kontribusi Indonesia ke research collaboration seperti ini? kita salah satu origin terbesar tapi partisipasi ke research kolektif masih sangat rendah. dan ada gak model serupa yang growing secara lokal antara farm, peneliti, dan brand?


