fermentasi gagal itu banyak bentuknya, tidak semua langsung ketahuan | Processing & Quality Forum | Clorofile
Clorofile Processing & Quality
Processing & Quality

fermentasi gagal itu banyak bentuknya, tidak semua langsung ketahuan

F
satu minggu yang lalu
mau sharing beberapa tipe failure di fermentasi kopi yang pernah gue temui, karena beberapa di antaranya tidak langsung obvious sampai di tahap cupping atau bahkan sampai di tangan roaster.

fermentasi terlalu lama (over-fermented): paling gampang detect kalau parah karena aroma vinegar yang kuat. tapi yang moderate? bisa lolos visual. aroma-nya masih acceptable, tapi di cup ada off-notes yang subtil, sour yang jauh dari bright acidity.

fermentasi tidak merata: ini yang paling tricky. di satu tangki yang sama, bagian atas dan bawah bisa ada di kondisi yang berbeda. lapisan atas kontak udara lebih banyak kalau tangki terbuka, lapisan bawah lebih anaerobic. hasilnya dalam satu lot ada biji yang over dan ada yang under, di cup jadi inconsistent batch per batch.

kontaminasi dari sumber air pencucian: kalau air yang dipakai tidak bersih, bisa introduce mikroba yang tidak diinginkan. ini bisa manifest sebagai off-flavor yang sulit di-trace karena tidak konstan, tergantung batch mana yang pencuciannya dari sumber bermasalah.

kerusakan dari pengeringan langsung setelah fermentasi tanpa draining proper: parchment yang masuk ke drying bed dalam kondisi masih sangat basah dan berlumpur, kalau tidak di-stir dengan benar, bisa ada mold spot di bagian yang tidak kering merata.

ada yang punya tipe failure lain yang pernah dialami? yang gue list di atas itu mostly dari pengalaman sendiri dan cerita dari beberapa farmer yang pernah diskusi.
6 Replies
A
satu minggu yang lalu
yang paling sering kami alami di kenun itu fermentasi tidak merata karena tangki kurang diaduk. kalau tangki besar dan volume cherry sedikit, distribusi fermentasi tidak uniform. solusi yang kami pakai sekarang: aduk minimal 2x selama periode fermentasi, terutama di jam ke-12 dan ke-24. hasilnya lebih uniform di pengecekan smell.
H
satu minggu yang lalu
failure yang sering underestimate: pencucian yang tidak tuntas setelah fermentasi. mucilage residual yang tertinggal di parchment saat masuk ke drying bed itu masih aktif secara mikrobiologis. kalau sisa mucilage itu terus berfermentasi di atas drying bed, bisa produce off-compound yang meresap ke biji. itu yang kadang bikin ada 'phantom fermented notes' di cup meskipun fermentasi tank-nya sudah dihentikan di waktu yang benar.
A
satu minggu yang lalu
itu problem yang kami juga pernah alami. sekarang SOP-nya triple rinse dengan air bersih mengalir setelah fermentasi sebelum naik ke drying bed. hasilnya di cup lebih clean. butuh lebih banyak air tapi worth it untuk lot premium.
Y
satu minggu yang lalu
soal kontaminasi dari sumber air, ini sering dikira remeh tapi nyata. pernah ada processor yang trace inconsistency ke instalasi air yang baru selesai dan ternyata ada sedikit chlorine residual dari pipa baru. chlorine di konsentrasi rendah tidak langsung off tapi bisa inhibit yeast dan mengubah fermentation dynamics. tes kualitas air rutin itu worth dimasukkan ke SOP.
R
satu minggu yang lalu
tips sederhana yang cukup bantu buat monitor fermentasi tidak merata di tangki besar: ambil sample dari 3 titik berbeda, atas tengah bawah, di tiap sesi pengecekan. kalau smell check-nya sama semua, bagus. kalau ada beda, tanda distribusi belum uniform dan perlu di-stir. ini tidak butuh alat mahal, butuh disiplin monitoring saja.
S
satu minggu yang lalu
ini baru tahu ternyata ada sekompleks itu variabel yang bisa bikin fermentasi gagal. selama ini tahunya kalau fermentasi kopi itu tinggal taruh di tangki tunggu selesai. ternyata ada banyak titik yang bisa salah.

Write a Reply

Login first to reply.

Create New Post

Silakan login terlebih dahulu untuk membuat post.

Unsaved Writing

You have unsaved writing. Save it as a draft before closing?

Member Info

Loading member info...

Sign In to Clorofile Forum