hasil percobaan co-fermentation passion fruit, ada yang pernah coba juga?
batch pertama: arabica cherry dari kebun langganan, ditambah jus passion fruit segar ke dalam sealed tank fermentasi, rasio sekitar 20% dari berat cherry. fermentasi 72 jam di suhu sekitar 20°C. hasilnya: ada nuance passion fruit yang cukup terasa tapi tidak overwhelm flavor kopinya. cup score dari teman Q-grader yang bantu evaluate: 84. lumayan untuk percobaan pertama.
batch kedua: passion fruit yang lebih matang, hasilnya lebih intense dan agak terlalu noisy di cup, terlalu fruity sampai karakter kopi-nya sendiri jadi tenggelam.
batch ketiga dengan passion fruit yang sudah lewat peak ripeness: hampir tidak ada fruity note tambahan. hasilnya tidak jauh berbeda dari lot standard.
jadi tiga batch dengan 'resep' yang sama tapi hasilnya sangat berbeda. masalah utamanya jelas di konsistensi bahan baku tambahan. pertanyaan yang gue belum ketemu jawabannya: apakah co-fermentation ini bisa diandalkan untuk produksi reguler atau memang lebih cocok dibuat sebagai limited lot yang sengaja dibuat berbeda setiap kali?


