anaerobic fermentation vs traditional washed, mana yang beneran lebih worth it? | Processing & Quality Forum | Clorofile
Clorofile Processing & Quality
Processing & Quality

anaerobic fermentation vs traditional washed, mana yang beneran lebih worth it?

R
satu minggu yang lalu
sudah beberapa musim coba compare dua metode ini secara paralel di processing station yang sama. lot yang sama varietasnya, petani yang sama, beda cuma di metode fermentasi.

traditional washed: cherry dipulp, masuk tangki air terbuka, fermentasi 36-48 jam kalau suhu stabil di 18-22°C. hasilnya clean, terroir lebih terbaca, acidity bright dan terdefinisi.

anaerobic: cherry atau parchment masuk sealed tank, CO2 dari aktivitas fermentasi sendiri yang gradually buang oksigen dari sistem. timing lebih panjang bisa 72-96 jam. hasilnya lebih complex, lebih fruity, kadang ada nuance winey yang menarik.

yang gue pelajari soal mikorobanya: di aerobic, Saccharomyces cerevisiae dan Acetobacter lebih aktif, produk utamanya campuran antara etanol dan asam asetat. di anaerobic, ketika dissolved oxygen turun drastis dalam jam-jam pertama, Lactobacillus dan Leuconostoc mengambil alih. jalur metabolisme beda, profil asam organik yang terbentuk juga beda. IHCAFE di Honduras sudah publish data perbandingan profil inicara ini dari lot yang sama varietasnya.

yang masih jadi pertanyaan gue: apakah premium yang buyer bayar untuk anaerobic lot itu mencerminkan genuine quality difference, atau sebagian besar karena flavor profile yang exotic dan distinctive bikin cupper excited? ada yang punya pengalaman atau data soal ini?
6 Replies
H
satu minggu yang lalu
secara kimia ini memang beda jalur metabolisme. di lingkungan aerobik terbuka, populasi Acetobacter bisa menghasilkan cukup banyak asam asetat, itu yang kasih karakteristik brightness di washed yang bagus. di anaerobic, dengan O2 yang turun dari sekitar 8 mg/L ke mendekati nol dalam 6-12 jam pertama (data dari Cenicafe Colombia mendokumentasikan ini), Lactobacillus ambil alih dan produksi asam laktat lebih dominan. ethyl lactate yang terbentuk itu yang kasih kesan fruity-creamy di cup.

tapi ada catatan penting: tidak semua 'asam laktat' itu positif. kalau fermentasi kelamaan atau suhu di dalam tank terlalu tinggi, bisa terbentuk asam butyrat yang aromanya seperti keju busuk atau mutton. beda tipis antara anaerobic yang excellent dan yang jadi bencana.
A
satu minggu yang lalu
dari sisi pengolahan lapangan, yang paling kerasa perbedaannya itu di konsistensi. washed sudah ada patokan lebih jelas: smell test, floating test, pH akhir di kisaran 4.2-4.5. kalau sudah di range itu dan aromanya segar, biasanya aman dilanjut ke pencucian.

anaerobic butuh monitoring lebih banyak variabel sekaligus. pressure katup harus diperhatikan, suhu di dalam tank bisa naik sendiri dari aktivitas fermentasi. kalau tidak punya termometer datalogger yang masuk ke dalam tank, susah tahu kondisi sebenarnya tanpa buka tutup, dan buka tutup itu sendiri ganggu prosesnya.
A
satu minggu yang lalu
aku baru belajar soal ini. kopi yang sering aku beli di specialty cafe ada yang berlabel 'anaerobic washed' atau 'anaerobic natural'. berarti anaerobic itu bisa digabung dengan berbagai jenis processing? selama ini aku pikir itu satu kategori tersendiri.
H
satu minggu yang lalu
tepat. anaerobic itu methodnya fermentasi, bukan processing type utama. jadi bisa ada: anaerobic natural (cherry utuh difermentasi dalam sealed tank sebelum dikeringkan), anaerobic honey (sebagian mucilage masih ada waktu fermentasi), anaerobic washed (setelah fermentasi tank lalu dicuci parchment-nya). label di bag yang baik biasanya tuliskan keduanya lengkap. kalau cuma tertulis 'natural' atau 'washed' tanpa keterangan tambahan, kemungkinan besar itu fermentasi terbuka biasa.
U
satu minggu yang lalu
banyak anaerobic lot yang skornya tinggi di kompetisi bukan karena base quality-nya genuinely superior tapi karena flavor profile-nya yang bombastis dan gampang diingat cupper. beberapa cupper berpengalaman yang bekerja dengan origin tertentu, kalau dikasih blind tasting mereka sering bisa distinguish antara 'genuinely good coffee' vs 'interesting processing effect'. yang kedua itu kadang overnuansa defect base yang sebenarnya ada tapi tertutupi oleh processing yang kuat. ini concern yang perlu dibicarakan lebih fair.
T
satu minggu yang lalu
buat yang coba anaerobic tapi consistency belum stabil, cara yang lumayan bantu: pakai thermometer datalogger yang dicelupkan ke dalam tangki via port kecil, catat tiap 30 menit. dari situ kelihatan kapan suhu mulai spike. kalau naik di atas 24-25°C dan masih jauh dari target timing, bisa langsung ambil tindakan seperti water jacket cooling sederhana. investment alatnya tidak besar, tapi dampak ke batch-to-batch consistency cukup signifikan.

Write a Reply

Login first to reply.

Create New Post

Silakan login terlebih dahulu untuk membuat post.

Unsaved Writing

You have unsaved writing. Save it as a draft before closing?

Member Info

Loading member info...

Sign In to Clorofile Forum