Arabica vs Robusta dimasa depan, siapa yang menang? | Green Bean & Farming Forum | Clorofile
Clorofile Green Bean & Farming
Green Bean & Farming

Arabica vs Robusta dimasa depan, siapa yang menang?

H
dua minggu yang lalu
gue lagi baca data ICO 2023/2024 dan cukup bikin mikir. share robusta di produksi kopi global udah naik dari sekitar 30% di tahun 1990-an jadi 43% sekarang. arabica masih mayoritas tapi tren-nya terus bergeser ke robusta karena lebih tahan suhu tinggi dan hasil per hektar lebih besar.

terus ada laporan SCA yang terbit 2019 soal coffee and climate change, mereka proyeksikan area suitable arabica bisa berkurang lebih dari 50% sebelum 2050 kalau emisi terus tinggi dan suhu rata-rata naik 2 derajat. angka ini bukan yang pertama gue baca tapi tiap kali baca tetap bikin gelisah.

pertanyaan gue yang belum ketemu jawabannya: dalam 20-30 tahun ke depan, arabica premium masih bisa dipertahankan atau pasar terpaksa upgrade persepsi ke robusta? ada yang punya pandangan soal ini?
6 Replies
R
dua minggu yang lalu
arabica ga bakal ilang sampai sana lah. premium segment-nya tetap akan ada karena demand dari pasar maju masih kuat dan buyer specialty bersedia bayar premium untuk origin yang bagus. yang bakal terdampak parah itu arabica midrange dari area yang ketinggiannya nanggung, sekitar 800-1000m di equatorial zone. terlalu rendah untuk tahan kenaikan suhu.

yang masih relatif aman itu origin dengan altitude 1400m ke atas. Gayo atas, Flores flores, Papua. tapi ya jumlahnya jadi makin terbatas dan harganya bakal ikut naik.
A
dua minggu yang lalu
dari posisi saya petani di Sumatra, tanda-tandanya sudah kelihatan sejak beberapa tahun lalu. musim berbunga bergeser, ada batch yang cup quality-nya turun padahal cara pengelolaan kebun tidak berubah. saya tidak punya alat untuk ukur ini secara ilmiah tapi dari pengalaman 15 tahun, ini berbeda dari fluktuasi biasa.

kalau situasinya terus seperti ini, mau tidak mau ada yang harus beralih ke jenis lain atau varietas hybrid. bukan karena pilihan tapi karena tekanan ekonomi dan kondisi kebun.
R
dua minggu yang lalu
robusta tetap kelas dua dah. espresso blend 100% robusta itu gimana rasanya coba. specialty coffee yang beneran ngerti kopi tetap mau arabica. demand-nya dari pasar maju terus tumbuh bukan turun. gue gak percaya robusta bisa naik posisi jadi "setara" arabica dalam 20-30 tahun.
I
dua minggu yang lalu
lu udah pernah nyoba fine robusta dari Uganda atau Vietnam Fine Robusta yang serius prosesnya? ada yang disubmit ke SCA scoring dan dapat 82-84. bukan angka kecil itu.

yang bikin robusta kelihatan inferior selama ini itu processing-nya yang asal dan peruntukannya untuk volume murah, bukan varietasnya. kalau processingnya serius, anaerobic natural dengan kontrol fermentasi yang ketat, hasilnya beda banget dari robusta biasa yang lo tahu. jangan dismiss sebelum nyoba yang serius.
M
dua minggu yang lalu
gue sebagai konsumen biasa gak kepikiran sampe sini. kalau arabica specialty makin langka dan makin mahal, konsumen kayak gue bakal dijual apa? robusta dengan branding premium? atau harga kopi single origin naik 2x lipat dan market-nya makin eksklusif?
U
dua minggu yang lalu
pertanyaan "siapa yang menang" mungkin framing yang kurang tepat. di pasar nyata keduanya punya segmen yang berbeda dan kemungkinan besar akan coexist dengan proporsi yang bergeser.

arabica makin langka berarti harganya naik secara struktural. ini justru bisa bagus untuk petani arabica yang masih bisa produksi di area yang viable. fine robusta punya ruang tumbuh di segmen yang selama ini dikuasai arabica midrange. bukan perang, tapi rebalancing posisi masing-masing.

Write a Reply

Login first to reply.

Create New Post

Silakan login terlebih dahulu untuk membuat post.

Unsaved Writing

You have unsaved writing. Save it as a draft before closing?

Member Info

Loading member info...

Sign In to Clorofile Forum