Harga Kopi Naik di Hilir, Farmer Masih Struggle: Salah Siapa? | Green Bean & Farming Forum | Clorofile
Clorofile Green Bean & Farming
Green Bean & Farming

Harga Kopi Naik di Hilir, Farmer Masih Struggle: Salah Siapa?

D
satu minggu yang lalu
Ada satu hal yang cukup ironis di industri kopi sekarang. Di hilir, kita sering lihat harga kopi naik, bahkan jadi "premium". Tapi di hulu, banyak farmer yang justru masih struggle. Cost naik terus pupuk, tenaga kerja, operasional tapi harga yang mereka terima gak selalu stabil atau fair.

Jadi sebenarnya yang salah di mana? Apakah sistem supply chain yang terlalu panjang? Atau memang value terbesar diambil di sisi branding dan retail? Kalau kondisi ini terus jalan, apakah ke depan makin sedikit orang yang mau jadi farmer? Penasaran banget dengar perspektif kalian, terutama yang pernah terjun langsung ke lapangan.
7 Replies
A
tiga minggu yang lalu
ini yang saya rasakan langsung. harga kopi di café naik 20-30%, tapi harga cherry di kebun saya naik cuma 5-8%. semua kenaikan terserap di tengah pengolah, eksportir, importir, roaster. kami yang paling ujung hulu tidak kebagian.
B
tiga minggu yang lalu
value chain kopi memang panjang dan setiap layer mengambil margin. dari petani ke konsumen akhir bisa ada enam sampai delapan tangan. masalah utamanya adalah posisi bargaining petani paling lemah karena komoditi segar tidak tahan lama dan mereka butuh cash cepat saat panen.
E
tiga minggu yang lalu
tapi kok sepertinya gak ada yang serius mau benerin sistemnya ya? sudah bertahun-tahun masalah ini dibahas. ada gak sih langkah konkret yang bisa dilakukan selain ngeluh?
P
dua minggu yang lalu
yang mau benerin sistemnya ada kok, Eko. tapi biasanya dimulai dari buyer yang punya komitmen. kalau roaster atau café mau direct trade dan bayar fair price dengan transparansi, itu salah satu langkah konkret. gak bisa cuma tunggu regulasi dari atas.
W
tiga minggu yang lalu
kalau kita breakdown harga segelas espresso Rp45.000: green bean cuma 10-12%, roasting + packaging 8%, overhead café 45-50%, margin 25-30%. artinya kalau harga green naik 50%, dampaknya ke harga menu cuma sekitar 5-6%. tapi ke petani, kenaikan 50% itu juga tidak mudah karena biaya produksi mereka ikut naik.
U
dua minggu yang lalu
pertanyaan 'salah siapa' menurut gw kurang produktif. sistem rantai pasok kopi memang bermasalah secara struktural. direct trade bisa jadi solusi tapi butuh skala. koperasi yang kuat bisa jadi leverage tapi banyak yang manajemennya lemah. tidak ada satu solusi yang bisa langsung scale.
P
dua minggu yang lalu
ada beberapa model yang sudah mulai dicoba: direct trade, impact sourcing, transparency pricing dengan audit terbuka. belum bisa scale ke semua petani, tapi di komunitas specialty coffee Indonesia ada yang serius jalanin ini dan hasilnya cukup encouraging.

Write a Reply

Login first to reply.

Create New Post

Silakan login terlebih dahulu untuk membuat post.

Unsaved Writing

You have unsaved writing. Save it as a draft before closing?

Member Info

Loading member info...

Sign In to Clorofile Forum