kopi RTD specialty grade, ini tren yang akan bertahan atau peak udah lewat? | Trends & Innovation Forum | Clorofile
Clorofile Trends & Innovation
Trends & Innovation

kopi RTD specialty grade, ini tren yang akan bertahan atau peak udah lewat?

A
tiga minggu yang lalu
market kopi RTD (ready-to-drink) itu sedang tumbuh gila. tahun lalu pembahasan di beberapa confrence regional menyebut growth rate segmen ini bisa sampai high single digit hingga double-digit percent annually secara global

yang menarik: sekarang sudah mulai ada specialty RTD. bukan cuma kopi kaleng biasa, tapi cold brew dengan single origin information, concentrate yang touted buat dilute sendiri di rumah, bahkan collab antara roastery kecil dengan FMCG untuk co-brand product

kelihatannya opportunity besar untuk roastery lokal. tapi apakah kalian melihat ini sebagai tren yang sustainable atau hanya bubble?
6 Replies
Y
tiga minggu yang lalu
gw udah coba beberapa RTD specialty yang beredar dan mixed banget kualitasnya. yang dari roastery credible emang bisa bikin gw surprise, rasanya maintained dengan budget yang reasonable. yang murahan itu obvious banget, lebih sweet dari biasanya dan aroma-nya artificial.
O
tiga minggu yang lalu
pernah beli RTD yang positioning-nya "specialty" tapi waktu dibaca ingredient-nya: ada sugar, ada flavor enhancer. itu bukan specialty coffee, itu flavored coffee drink dengan specialty label. branding-nya misleading banget dan itu yang bikin trust consumer ke kategori ini jadi bergejolak
I
tiga minggu yang lalu
dari sisi channel penjualan, RTD itu unlock market yang berbeda dari kemasan roasted beans. ini consumer yang tidak brewnya sendiri, yang beli di minimarket, yang convenience-first. roastery yang punya vision brand building bisa reach segmen ini tanpa harus buka retail outlet sendiri.
G
tiga minggu yang lalu
cold brew concentrate itu kategori yang menarik secara teknis. ratio ekstraksi beda, grind size beda, waktu ekstraksi beda. ada learning curve yang cukup significant dari espresso atau pour over. roastery yang mau serius masuk RTD perlu invest di cold brew process development yang itu bukan trivial.
U
tiga minggu yang lalu
tantangan terbesar untuk specialty RTD di Indonesia: shelf life dan cold chain distribution. cold brew yang bagus itu perlu refrigeration di seluruh distribusi supaya kualitasnya maintained. itu logistik yang mahal terutama kalau mau reach ke luar kota besar, dan itu bisa eat into the margin yang sudah tipis.
H
tiga minggu yang lalu
pasar RTD itu akan tetap ada dan berkembang, question-nya lebih ke siapa dan di segmen mana. mass market RTD itu sudah ada pemainnya yang strong. specialty RTD punya niche yang real di urban konsumen yang coffee-literate tapi tidak sempat brew sendiri tiap pagi.

Write a Reply

Login first to reply.

Create New Post

Silakan login terlebih dahulu untuk membuat post.

Unsaved Writing

You have unsaved writing. Save it as a draft before closing?

Member Info

Loading member info...

Sign In to Clorofile Forum