thermal shock processing, ada yang sudah coba atau cuma hype doang? | Processing & Quality Forum | Clorofile
Clorofile Processing & Quality
Processing & Quality

thermal shock processing, ada yang sudah coba atau cuma hype doang?

N
satu minggu yang lalu
sudah beberapa kali coba sesuatu yang gue sebut 'thermal shock' di processing. intinya: cherry atau parchment diekspos ke perubahan suhu signifikan secara cepat selama atau setelah fermentasi, dengan harapan mempengaruhi struktur sel dan lock flavor compound tertentu.

yang gue coba praktiknya: setelah fermentasi sekitar 18 jam, masukkan parchment ke air dingin (sumur, sekitar 18°C) selama 30 menit sebelum dry. beda dengan pencucian biasa yang suhu ambien. hasilnya, setidaknya dari beberapa batch yang gue coba, ada sedikit perbedaan di brightness acidity. tapi honestly gue tidak bisa isolasi apakah itu efek thermal shock atau variabel lain.

yang gue cari tapi belum ketemu: data atau paper yang dokumentasikan ini secara proper untuk kopi. buat wine ada literatur soal temperature effect di fermentasi, tapi untuk kopi yang spesifik tentang thermal intervention pasca-fermentasi ini belum nemu yang peer-reviewed.

kalau ada yang punya experience atau ketemu referensi akademis soal ini, mau banget dengar. atau memang ini masih benar-benar di level experimenting doang?
6 Replies
W
satu minggu yang lalu
kalau mau jujur, sampai sekarang ini memang belum ada dokumentasi ilmiah yang solid untuk thermal shock spesifik kopi pasca-fermentasi. yang ada literatur lebih luas soal temperature effect di fermentasi itu secara umum, bukan sebagai intentional intervention. bukan berarti tidak ada efeknya, tapi belum bisa di-claim lebih dari anekdotal tanpa trial yang terkontrol dengan baik. hal itu yang benar untuk dipegang dulu.
F
satu minggu yang lalu
di level praktis, air sumur dingin yang masuk ke parchment panas bisa ada efek fisik di struktur cell wall parchment dan beans di dalamnya. suhu dingin mendadak mungkin mempengaruhi permeabilitas membran. tapi untuk confirm apakah itu actually beneficial atau cuma berbeda, perlu cupping blind yang controlled. coba desain eksperimen sederhana: same lot, same fermentation, split di pencucian akhir antara suhu ambien vs cold water. cupping blind tanpa tahu mana yang mana.
N
satu minggu yang lalu
itu ide yang bagus untuk isolasi variabelnya. yang selama ini jadi kendala adalah batch size gue kecil jadi kalau dipecah jadi dua setengah-setengah itu sampelnya terlalu kecil untuk cupping yang meaningful. perlu setidaknya 3-5 kg parchment per kondisi biar bisa cupping yang layak diambil kesimpulannya. musim depan mau coba dengan lot yang lebih besar.
R
satu minggu yang lalu
ini mirip dengan yang pernah gue dengar dari processor di Honduras soal quick-drying di temperature tertentu. intinya semua eksperimen yang sifatnya 'intuisi lapangan' itu sah dikerjakan, tapi kalau mau diklaim sebagai metode dengan hasil tertentu ke buyer, harus ada backup data yang lebih solid. sekarang banyak buyer premium yang sudah mulai tanya detail proses dan minta dokumentasi.
K
satu minggu yang lalu
ada pertanyaan dari sudut pandang yang berbeda: kalau cold water yang dipakai untuk shock itu kualitasnya tidak terjaga, apakah justru bisa jadi sumber kontaminasi baru ke parchment yang seharusnya sudah bersih dari mucilage? air sumur dan air bersih itu beda kualitasnya, dan parchment basah itu still porous.
U
satu minggu yang lalu
eksperimen lapangan seperti ini punya value, tapi ada perbedaan antara 'gue coba dan hasilnya beda' dengan 'thermal shock menghasilkan X'. untuk bisa dokumentasikan ini dengan proper perlu cupping record yang tercatat rapi setidaknya 10-15 batch komparatif dengan variabel terisolasi. tanpa itu sulit untuk tahu apakah efeknya konsisten atau hanya kebetulan di beberapa batch spesifik.

Write a Reply

Login first to reply.

Create New Post

Silakan login terlebih dahulu untuk membuat post.

Unsaved Writing

You have unsaved writing. Save it as a draft before closing?

Member Info

Loading member info...

Sign In to Clorofile Forum