working capital gap di trade kopi itu nyata dan serius | Supply Chain & Export Forum | Clorofile
Clorofile Supply Chain & Export
Supply Chain & Export

working capital gap di trade kopi itu nyata dan serius

B
satu bulan yang lalu
payment terms di perdagangan kopi ekspor itu umumnya Net 60-90 hari dari tanggal shipment. artinya kalau kita ship di bulan Januari, payment baru masuk bulan Maret-April. sementara biaya produksi dan pengiriman harus bayar hampir seketika.

untuk menutup gap itu, ada pilihan Letter of Credit tapi biayanya 1-3% dari nilai transaksi, belum termasuk biaya administrasi bank. kalau margin sudah tipis, biaya L/C itu signifikan.

akses kredit untuk cooperative di Indonesia dengan bunga bank yang reasonable juga tidak mudah. suku bunga kredit yang bisa diakses koperasi kecil bisa berkisar 12-18% per tahun berdasarkan data Bank Indonesia untuk segmen mikro.

pre-financing dari buyer itu solusi yang ada di specialty market, tapi tidak semua buyer mau dan tidak semua seller bisa negotiate itu. ada pengalaman dari yang udah pernah navigasi masalah ini?
7 Replies
R
satu bulan yang lalu
pre-financing itu tergantung banget kepercayaan. buyer yang udah punya relasi multi-year dengan supplier itu lebih willing advance payment partial. 30-50% upfront sebelum ship itu standard di beberapa relasi specialty yang solid.
M
satu bulan yang lalu
ada alternatif yang mulai berkembang: trade finance platform yang spesifik untuk agri-commodity. mereka bisa provide shorter term financing dengan rate yang lebih kompetitif dari bank konvensional karena mereka understand komoditas coffee sebagai collateral.
B
satu bulan yang lalu
gw pernah kena situasi buyer delay payment lewat dari terms. 90 hari jadi 120 hari, dan waktu ditagih ada excuse macam-macam. tanpa L/C itu exposed banget. learningnya: untuk buyer baru, minimal pakai LC atau escrow.
U
satu bulan yang lalu
L/C itu idealnya tapi banyak buyer terutama yang lebih kecil di Eropa prefer open account karena lebih simpel prosesnya. negotiating L/C ke buyer yang gak biasa pakai itu bisa bikin deal batal.
T
satu bulan yang lalu
ada solusi pragmatis yang beberapa trader pakai: buat skema split shipment untuk mitigasi risk. shipment pertama yang lebih kecil dengan terms yang ketat, kalau berjalan lancar baru full volume di shipment berikutnya.
F
satu bulan yang lalu
export credit agency pemerintah Indonesia itu harusnya bisa jadi tool tapi akses dan prosedurnya masih dianggap birokratis oleh banyak eksportir kecil. ada yang pernah berhasil pakai programnya?
R
satu bulan yang lalu
ini yang bikin eksportir kecil susah scale. kalau satu buyer delay dan capital kita terikat di sana, shipment berikutnya ke buyer lain bisa ketunda. cash flow management itu literally survival.

Write a Reply

Login first to reply.

Create New Post

Silakan login terlebih dahulu untuk membuat post.

Unsaved Writing

You have unsaved writing. Save it as a draft before closing?

Member Info

Loading member info...

Sign In to Clorofile Forum