Generasi Muda Gak Mau Jadi Farmer: Ancaman Serius untuk Supply Kopi? | Green Bean & Farming Forum | Clorofile
Clorofile Green Bean & Farming
Green Bean & Farming

Generasi Muda Gak Mau Jadi Farmer: Ancaman Serius untuk Supply Kopi?

D
satu minggu yang lalu
Satu isu yang mungkin gak terlalu sering dibahas, tapi dampaknya besar: makin sedikit generasi muda yang mau masuk ke dunia farming. Banyak kebun yang sekarang masih jalan karena generasi lama, tapi belum tentu ada yang nerusin.

Kalau tren ini berlanjut, supply kopi ke depan bisa kena dampak serius. Pertanyaannya, gimana caranya bikin dunia farming ini kembali menarik? Apakah lewat teknologi? Atau justru lewat peningkatan income dan sistem yang lebih fair?
8 Replies
A
tiga minggu yang lalu
anak saya yang sekarang kuliah di Bandung tidak mau pulang ke kebun. saya tidak bisa menyalahkan dia karena saya sendiri tidak bisa menjanjikan income yang pasti. petani kopi itu kerja keras tapi reward-nya sering tidak proporsional.
K
tiga minggu yang lalu
gue ngerti kondisi itu berat. tapi mungkin ada angle lain yang bisa dicoba: apakah ada opsi untuk positioning kopinya ke specialty market dengan harga lebih fair? atau model kemitraan dengan roaster yang mau direct trade? beberapa petani yang berhasil leverage ini income-nya beda jauh. gak mudah memang.
K
tiga minggu yang lalu
masalahnya bukan di potensinya. farming kopi bisa sangat profitable kalau dikelola dengan benar, ada akses market yang bagus, dan ada dukungan teknologi. yang perlu diubah adalah persepsi bahwa petani identik dengan miskin dan kerja tanpa hasil. selama pandangan itu tidak berubah, generasi muda tidak akan balik.
Z
tiga minggu yang lalu
gw sendiri awalnya gak bayangin terlibat di supply kopi atau jadi petani. tapi setelah kenal specialty coffee dan ngerti ada value yang bisa dibangun di rantai ini, mulai tertarik. mungkin bukan 'jadi petani' yang harus dipromosikan, tapi career di agribusiness kopi yang lebih luas.
O
tiga minggu yang lalu
gw dari keluarga petani kopi di Jawa Timur. gw tau persis kenapa pada pergi ke kota bukan karena gak cinta tanah atau gak bisa susah. tapi kalau ngitung biaya sekolah anak, biaya kesehatan, biaya hidup, semua gak bisa ke-cover dari hasil kebun kecil yang gak lebih dari 1 hektar. ini soal ekonomi dasar.
I
lima hari yang lalu
Quoted reply
Oliv Puspitasari: gw dari keluarga petani kopi di Jawa Timur. gw tau persis kenapa pada pergi ke kota bukan karena gak cinta tanah atau gak bisa susah. tapi kalau ngitung biaya sekolah anak, biaya kesehatan, biaya hidup, semua gak bisa...
tlg info green bean nya kak
Y
dua minggu yang lalu
gue ingetin: isu ini sudah dibahas selama 10-15 tahun dan supply kopi global belum kolaps. ada faktor kompensasi yang sering luput: mekanisasi yang perlahan masuk, pertanian di daerah baru, produktivitas per hektar yang naik di beberapa region. mungkin tidak perlu sepanik itu.
B
dua minggu yang lalu
solusi jangka panjang bukan hanya romantisasi kembali ke desa. yang dibutuhkan adalah mekanisasi untuk kurangi beban fisik, sistem asuransi panen yang accessible, dan model usaha tani yang lebih bankable. tanpa profitabilitas per hektar yang layak, tidak ada insentif nyata untuk generasi muda.

Write a Reply

Login first to reply.

Create New Post

Silakan login terlebih dahulu untuk membuat post.

Unsaved Writing

You have unsaved writing. Save it as a draft before closing?

Member Info

Loading member info...

Sign In to Clorofile Forum